Pengertian Tekanan Darah

Tekanan darah adalah besarnya gaya tekan atau gaya dorong darah terhadap pembuluh arteri ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh. Besarnya angka tekanan darah dinyatakan dalam satuan mmHg.

Alat yang biasa digunakan oleh praktisi kesehatan untuk mengukur tekanan darah disebut sphygmomanometer atau disebut juga tensimeter. Ada tensimeter yang menggunakan air raksa dan ada juga tensimeter digital. Ada dua parameter yang digunakan untuk mengukur tekanan darah, yaitu tekanan sistolik dan diastolik.

Sphygmomanometer dari Wikimedia commons

Contohnya, ketika dokter anda mengatakan 130-90, maka artinya tekanan darah anda 130/90 mmHg.
Angka pertama (130) adalah tekanan sistolik, yaitu tekanan yang terjadi ketika jantung sedang berkontraksi / berdenyut untuk memompa darah. Sedangkan angka kedua (90) adalah tekanan diastolik, yaitu tekanan yang didapat saat jantung relaksasi / istirahat diantara pemompaan.

Ketika akan melakukan pemeriksaan darah, biasanya dokter akan meminta anda untuk berbaring atau duduk karena itu adalah posisi yang terbaik untuk melakukan pengukuran tekanan darah.

Berikut ini adalah tabel penggolongan tekanan darah orang dewasa dalam satuan mmHg. Termasuk dimanakah tekanan darah anda, rendah, normal atau tinggi?

Sistolik Diastolik
Normal Kurang dari 120 dan Kurang Dari 80
Pre-Hipertensi 120 - 139 80 - 89
Tekanan Darah Tinggi
Stadium 1 140 - 159 atau 90 - 99
Stadium 2 Lebih dari 160 atau Lebih dari 100

Tabel tekanan darah di atas berlaku untuk orang dewasa dengan usia 18 tahun atau lebih yang tidak memiliki penyakit serius yang lain. Bagi penderita diabetes (kencing manis) atau penyakit ginjal, maka angka 130/80 mmHg atau lebih sudah termasuk dalam kategori hipertensi.

Berdasarkan tabel tekanan darah diatas, anda sudah masuk ke kriteria hipertensi walaupun tekanan darah yang melebihi nilai normal hanya satu saja, baik tekanan sistoliknya saja maupun tekanan diastoliknya saja.

Misal: jika tekanan sistolik anda 160 dan diastolik 80, maka anda berada di hipertensi stadium 2. Contoh lain, jika tekanan sistolik 120 dan diastolik 95, maka anda berada di hipertensi stadium 1.

Tekanan darah ini tidak selalu sama setiap saat. Ketika anda tidur tekanan darah akan menurun dan akan meningkat lagi ketika anda bangun. Peningkatan juga terjadi ketika anda sedang gugup, cemas, bersemangat dan aktif. Akan tetapi jika tekanan darah anda di atas normal sepanjang waktu, maka kemungkinan kondisi tersebut sudah mengarah ke hipertensi.

Kondisi pre-hipertensi biasanya akan menjadi hipertensi bila tidak ada tindakan untuk melakukan pencegahan. Selain itu tekanan darah juga cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Dengan menjalankan pola hidup sehat bisa membantu untuk mencegah meningkatnya tekanan darah ini.

Referensi: National Heart, Lung and Blood Institute (NHLBI)
Review Oleh: Berbinar
Pengertian Tekanan Darah, Pada: Tuesday, January 8, 2013

No comments: